BAGAIMANALAH hendak berlaku hidup kasih sayang, bahagia dan harmoni?!
Lidah tidak dijaga, ia bercakap sesuka hatinya sahaja
Banyak hati-hati yang cacat
Kalau ada yang bersalah tidak ada
yang hendak meminta maaf
Yang tidak bersalah tidak ada yang hendak
memberi maaf bahkan berdendam pula
Kalau ada gejala-gejala masyarakat yang tidak sihat
Masing-masing menuding jari,
mencari kesalahan orang
Untuk menutup kesalahannya sendiri,
maka dikutuknya yang dikambing-hitamkan
Maka orang yang tidak bersalah pun terzalim
dan teraniaya
Orang yang bernasib baik sombong,
tidak mahu merendah diri
Yang tidak bernasib baik hasad dengki
Budaya bertimbang rasa, bertolak ansur,
berlapang dada sudah mati
Yang senang, senang sendiri
Yang susah dan menderita terbiar
tidak ada siapa ambil peduli
Mencari nama, glamour, kekayaan menjadi budaya
Hidup nafsi-nafsi, jaga diri sendiri
Padahal apabila kasih sayang hilang,
harmoni tiada
Semua golongan hilang bahagia
Setiap orang menderita dan sengsara
Di waktu itu hendak berjumpa orang
macam hendak bertemu ular, harimau dan singa
Tidak bertemu orang manusia tidak mungkin
hidup keseorangan
Apabila bertemu orang aduh,
takut dan bimbang sahaja
Masing-masing prejudis satu sama lain
Bersangka jahat sesama sendiri
Aduh, bertemu pun seksa,
tidak bertemu pun seksa
Selepas Asar
14 - 07 - 2000